Assalamu’alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh
Puji syukur atas rahmat
dan inayah Allah SWT. sehingga blog Bahasa Daerah Topoyo ini dapat dibuat. Blog
ini timbul atas inisiatif sendiri yang merasa miris akan bahasa daerah yang
hampir punah akibat kurang penuturnya. Berawal dari SD kelas V ketika
mengetahui ternyata daerah Topoyo yang saya tempati memiliki bahasa daerah
yaitu Bahasa Topoyo. Akan tetapi, ketika bersekolah dari SD hingga SMA tidak
satu pun kata dalam bahasa topoyo yang saya ketahui, dan sekarang ketika berada
di semester V sebagai mahasiswa Universitas Tadulako Palu terlintas dibenak dan
berniat menyebarkan bahasa Topoyo. Mencari sumber melalui teman-teman dunia
maya dan mencari di pencarian internet sulit menemukan penutur asli dan bersedia sebagai narasumber yang paham betul
dan aktif menggunakan bahasa Topoyo. Mungkin ini dapat mewakili teman-teman
yang berasal dari Mamuju Tengah yang dibesarkan, tumbuh kembang, bekerja, dan
mengenyam pendidikan di Tanah Mamuju.
Bahasa Topoyo merupakan
suatu bahasa daerah yang digunakan oleh orang-orang yang bermukim di daerah
Kec. Topoyo dan Kec. Tobadak Kab. Mamuju Tengah SULBAR. Akan tetapi, ketika
kita berada di daerah ini sangat langka kita mendengar Bahasa Topoyo sebagai
bahasa pengantar dalam kehidupan sosial, apa sebanya? Pertama; Bahasa Topoyo sangat jarang mengenalnya dan diajarkan kepada
masyarakat dan hanya orang-orang tertentu yang mengetahui dan menggunakan
bahasa daerah ini. Kedua; kebanyakan
masyarakat yang bermukim adalah pendatang / transmigrasi seperti bugis, mandar,
toraja, makassar, jawa, lombok, dll.
Terima kasih banyak
saya ucapkan kepada saudari saya RISKA yang bersedia menjadi narasumber untuk
penulisan blog ini. Besar harapan teman-teman, Bapak/Ibu, jajaran pemerintah
dapat membantu melestarikan dan membudayakan Bahasa Topoyo serta menjadi
partisipan atau narasumber penyebaran dan pelestarian bahasa ini.
Mohon maaf
setinggi-tingginya jika penyampaian atau isi materi bahasa tidak sesuai.
Sebab saya sendiri yang dibesarkan di
Topoyo bersekolah dan tamat belajar dari SD, SMP dan SMA di Topoyo tidak fasih
berbahasa topoyo dan masih dalam tahap belajar. Kritik dan saran yang membangun
sangat saya harapkan.
Wassalamu’alaikum
Nopember 2014
Komentar
Posting Komentar